Kamera Mengabadikan Kehidupan
Pasti adik-adik sekalian tau kamera foto ya. Kalau pergi jalan-jalan,rekreasi atau ke pesta ulang tahun atau kegiatan penting lainnya pasti akan selalu membawa kamera. Tujuannya untuk merekam kejadian-kejadian penting dan menyenangkan.

Atau kalian suka melihat wajah kalian ketika masih kecil, yang diabadikan orang tua dalam bentuk album foto kenangan. Tentu sangat menyenangkan bukan ?

Karena itulah kenapa kamera itu sering disebut sebagai benda untuk mengabadikan kehidupan.
Untuk bisa seperti sekarang ini, teknologi kamera mengalami proses yang panjang.
Sejarah Teknologi Kamera
Joseph Niepce (1765 – 1833), seorang ahli fisika asal Perancis, adalah pembuat photo pertama di dunia. Ia menggunakan kamera obscura untuk memproyeksikan gambar ke lembaran pelat yang terbuat dari camp uran timah putih dan hitam. Proses membuat gambar dari remang-remang menjadi gambar yang jelas pada waktu itu membutuhkan waktu sekitar 8 jam.
Teknik fotografi Joseph Niepce disempurnakan oleh temannya, Louis Daguerre. Pada tahun 1838, Daguerre mendapat foto yang jelas setelah waktu pencahayaan yang hanya memerlukan waktu 20 menit.
Gambar buatannya diketahui sebagai daguerrotypes yang pada waktu itu sangat popular untuk memotret orang. Pada “zaman now”, kamera modern mengunakan film, yaitu lembaran plastik yang diselubungi bahan kimia peka cahaya. Bila tombol pelepas rana ditekan, seberkas cahaya dilewatkan ke kamera dan gambar dipindahkan ke film.
Film Yang Telah Tercahaya
Film yang telah tercahaya akan digulung. Film tersebut harus dijagaagar tidak terkena cahaya sampai dengan berakhirnya proses kamar gelap (pencetakan).
Rana
Celah rana akan melewatkan cahaya yang akan mengenai film, lalu sepersekian detik kemudian menutupinya kembali.
Pengatur kecepatan
Alat ini mengatur lamanya cahaya yang harus mengenai film. Ia mengatur seberapa lama dan seberapa lebar celah rana yang dibuka.
Diafragma
Diafragma memiliki fungsi seperti pupil pada mata. Diafragma mengatur besar-kecilnya cahaya yang masuk.
Joseph Niepce dan Kamera Obscura
Joseph Nicéphore Niépce lahir di Chalon-sur-Saône, Perancis pada tahun 1765. Ia adalah orang pertama yang berhasil membuat photo. Pada tahun 1793, ia memulai percobaan fotografi bersama Claude, saudara laki-lakinya. Pada awalnya, mereka menggunakan bahan pelat perak peka cahaya. Sayangnya, percobaan itu gagal. Akan tetapi Niépce tidak menyerah. Ia terus mencoba menggunakan berbagai bahan dan cara lain. Pada tahun 1826, Niépce berhasil membuat photo pertama dengan memakai kamera obscura. Ia kekurangan biaya untuk melanjutkan percobaannya, sebab merahasiakan hasil penemuannya. Pada tahun 1883, Niépce meninggal dunia sebelum mewujudkan impiannya membuat foto yang sempurna.
Berpose Lama tapi Tidak Bosan
Saat daguerreotype popular, berfoto merupakan kegiatan yang sangat mengagumkan, sehingga orang sangat senang berpose. Manusia tidak pernah merasa bosan ataupun mengeluh kelelahan, meski untuk berpose, orang harus duduk lama sambil memakai klem diseputar kepalanya agar tidak bergerak.
Brownie Box, Kamera Untuk Umum Pertama
Pada saat pertama kemunculan kamera, hanya orang tertentu saja yang bisa menggunakannya. Selain karena tingkat kesulitan maupun karena harga kamera yang mahal. Kamera mulai popular setelah Brownie Box diluncurkan. Brownie Box adalah kamera yang pertama kali dapat digunakan masyarakat umum.
Kamera Obscura “Pertama”
Sesungguhnya, sebelum Joseph Niépce menciptakan kamera obscura di abad 10, ahli atronomi Arab telah menggunakan kamera obscura untuk melihat matahari tanpa merusak mata.

Apa Itu Daguerreotype ?
Saat Niépce meninggal dunia, J.M. Daguerre melanjutkan percobaannya. Pada tanggal 7 Januari 1839, ia mengumumkan hasil percobaannya yang dikenal dengan nama daguerreo-type. Daguerreotype merupakan cetakan photo yang terbuat dari pelat tembaga yang dilapisi oleh perak yang mengkilap. Sayang, untuk membuat photo ini dibutuhkan proses panjang dan waktu yang sangat lama, sekitar 30 menit. Pelat yang digunakan juga sangat mahal dan gambarnya tidak bisa dicetak kembali. Namun setelah dikembangkan di berbagai negara seperti Austria, Inggris dan Amerika Serikat, daguerreotype dapat dibuat dengan waktu yang lebih singkat.
Seperti Apa Photo Pertama Dibuat?
Photo pertama yang dibuat Joseph Niépce pada tahun 1827. Photo ini adalah satu set meja makan yang berada di halaman rumah Niépce. Photo itu dibuat Niépce dengan menggunakan kamera obscura, yang menjadi cikal-bakal kamera modern.

Dimana Photo Warna Pertama Kali Dimuat ?
Pada tahun 1900-an majalah yang memuat photo sangat digemari pembaca. Di antaranya adalah Picture Post di Inggris dan Life di Amerika Serikat. Pada tahun 1914, majalah National Geographic membuat gebrakan dengan menampilkan photo berwarna pertama di majalah.
Siapa Pembuat Negatif Film Pertama
Film negatif pertama dibuat William Henry Fox Talbot. Ia menggunakan kertas cairan kimia peka cahaya. Kertas tersebut kemudian mendapat pencahayaan atau sinar dari sebuah lubang sebesar jarum. Kertas ini kemudian akan dicetak menjadi gambar film positif.
Cara kerja kamera hampir menyerupai cara kerja mata. Pada saat melihat, bayangan benda akan jatuh ke retina. Sedangkan saat memotret banyangan objek akan jatuh di film. Bayangan objek yang jatuh ke film akan menjadi gambar negatif yang dapat dicetak menjadi photo. Agar photo tercetak dengan jelas, banyak sedikitnya yang masuk serta titik fokus lensa juga harus diatur.
Diafragma
Alat ini bekerja seperti iris pada mata. Alat ini mengatur banyak-sedikitnya cahaya yang masuk.
Lensa
Alat ini akan membentuk bayangan benda.
Film
Film akan merekam bayangan objek, seperti retina pada mata.
Apa Fungsi Reflektor Dalam Pemotretan ?
Dalam pemotretan, para fotografer profesional sering menggunakan lingkungan luar ruangan sebagai latar belakang modelnya. Mereka sering menggunakan reflektor untuk mengatur sinar matahari yang terkadang berlebihan.
Bagaimana Cara Mencetak Photo?
Sebelum menjadi photo, film yang berisi rekaman gambar harus dicuci dan dicetak dalam kamar gelap terlebih dahulu. Pertama, film dicuci di dalam larutan kimia khusus agar gambarannya tampak. Kedua, film yang telah dicuci disinari agar gambar tercetak pada kertas khusus photo. Kertas photo itu lalu direndam dalam larutan kimia khusus dan menjadi photo yang sering kita lihat. Berkat rangkaian process hasil warna photo sesuai dengan warna objek sesungguhnya. Tahapan mencetak photo adalah sebagai berikut :
- Gambar belum terlihat pada film
- Film dicuci dengan larutan kimia
- Negatif film telah jadi
- Sinar dilewatkan pada film dan mengenai kertas khusus
- Kertas yang telah disinari dicuci dengan larutan kimia
- Photo telah jadi
Gambar : Tahapan mencetak photo

Kamera Polaroid, Kamera Langsung Jadi
Kamera langsungditemukan pertama kali tahun 1947 oleh Edwin Land, Amerika. Kamera ini dapat menghasilkan cetakan positif hitam-putih kurang dari satu menit. Kamera Polaroid pertama yang menghasilkan photo berwarna mulai digunakan pada tahun 1963.

Kamera Digital

Kamera digital menggunakan metode yang agak berbeda dengan kamera biasa. Di dalam kamera terdapat sebuah alat yang disebut scanner yang merekam informasi gambar dan mengubahnya menjadi data digital yang dapat dibaca langsung oleh komputer. Kamera digital mulai dikenal pada akhir tahun 1990-an, dan menjadi popular menggantikan kamera biasa.
Kamera digital tidak hanya bisa merekam gambar tapi bisa juga merekam video dan suara.
Bagaimana Menyimpan Data di Kamera Digital ?
Kamera digital tidak menggunakan film sebagai perekam gambarnya. Kamera digital akan langsung menyimpan gambar dalam format JPEG atau digital. Gambar dapat langsung disimpan dalam komputer atau di cetak dengan printer.
Berbagai Macam Format Penyimpanan Gambar
JPEG atau Joint Photographic Experts Groups adalah salah satu format penyimpanan gambar di kamera digital. Bentuk lain adalah TIFF atau Tagged Image File Format, atau GIF atau Graphical Interchange Format.
Fungsi Kristal di Kamera
Kristal dalam kamera berfungsi untuk menguraikan warna putih menjadi tujuh warna lainnya. Saat warna putih melewati kristal, ia akan diurai menjadi warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.
Perkembangan teknologi digital pada kamera, menjadikan film tidak diperlukan lagi. Pengunaan mesin-mesin untuk mencetak photo yang cepat (mencetak 1 jam selesai) menjadi obsulate. Mencetak photo memakai printer yang lebih ringan dan murah.
TimelineTeknologi Kamera
Tahun 1826 – Niépce menggunakan kamera obscura untuk membuat photo pertama. Kamera obscura adalah kotak hitam yang mempunyai lubang sebesar jarum.
Tahun 1889 – Perusahaan Kodak Eastman dari Amerika menjual film kering pertama digulung dalam rol.
Tahun 1841 – Henry Talbot mengembangkan Calotype, negatif film pertama, Negatif film ini selanjutnya akan dicetak menjadi gambar positif.
Tahun 1930 – Kodakchrome, atau negatif film berwarna mulai digunakan oleh masyarakat luas.
Tahun 1937 – Kamera SLR (kamera berlensa tunggal) tipe Exacta diluncurkan untuk pertama kali. Kamera ini menjadi cikal-bakal kamera modern.
Tahun 1990-an – Kamera mulai menggunakan bermacam-macam lensa untuk merekam berbagai situasi gambar.
Tahun 2000-an – Kamera Digital mulai banyak digunakan dan menggantikan peran kamera berfilm negatif.
Gambar hasil kamera digital bisa disimpan dalam berbagai format gambar di komputer dan bisa diolah atau disempurnakan.
Tahun 2017 (perkembangan teknologi drone)
Dalam dunia fotografi akhir-akhir ini berkembang teknologi yang memungkinkan kita memotret atau mengambil gambar dari ketinggian yang sebelumnya hanya dapat dilakukan dengan memanjat pohon, naik di atap gedung, menyewa pesawat atau helikopter untuk mendapatkan photo keindahan alam dan kota sehingga menjadi hal yang tidak efektif dan tidak efisien.
Penggunaan dan pengembangan teknologi pengambilan gambar dari ketinggian atau drone (pesawat tanpa awak) diawali pada abad 19, sebelum Perang Dunia 1 dan teknologi tersebut umumnya digunakan dalam bidang kemiliteran.
Helicam atau drone merupakan alat yang unik, dapat memotret atau merekam gambar dari ketinggian max. 11.000 kaki dan alat tersebut bisa terbang.

Namun, kamera yang digunakan pada helicam atau drone bukan kamera biasa, melainkan kamera Canon 7D DSLR serta juga dilengkapi dengan GPS (Global Position System) yang memungkinkan manusia tetap dapat memonitor keberadaan drone saat terbang dengan sistem monitor 5.8 GHz
Pesawat tanpa awak atau drone ini, selain dapat merekam gambar, mampu melaksanakan misi kemiliteran seperti mengintai dan menyerang, juga dapat digunakan Pemerintah yaitu tugas Pemadam Kebakaran, Irigasi, mengawasi pembangunan infrastruktur dari ketinggian, juga membantu kepolisian untuk memantau lalu lintas. Drone juga digunakan pihak swasta seperti media televisi untuk memotret dan mendapat berita terkini dari suatu wilayah bencana alam atau peristiwa penting dan lain-lain.
Sekian … Semoga Bermanfaat !









